Site icon Pendidikan Bahasa Inggris

Mahasiswa PBI FKIP UNUGIRI Lolos Pendanaan PKM 2025: Angkat Literasi Bahasa Inggris Pesantren Berbasis AI

pbi.unugiri.ac.id Bojonegoro – Kabar menggembirakan kembali datang dari Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro. Kali ini, lima mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil lolos dalam pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2025 yang diumumkan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemdiktisaintek.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Nadya Ummul Muna, Sania Zulfa, Aizzatul Maulia Zahra, Aizzatul Alifah, dan Ambar Inaya Azzahra. Mereka dinyatakan lolos dalam skema PKM-PM (Pengabdian kepada Masyarakat) dengan program bertajuk “Pesantren Digital Class: Pelatihan Menulis Cerita Bahasa Inggris Berbasis Artificial Intelligence.”

Program ini mengusung inovasi berbasis pengabdian, yang memadukan literasi bahasa Inggris dan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam bentuk pelatihan menulis kreatif di lingkungan pesantren. Melalui pelatihan ini, para santri diajak untuk tidak hanya mengasah kemampuan menulis cerita dalam bahasa Inggris, tetapi juga memanfaatkan AI sebagai mitra belajar dan pendamping dalam proses menulis mereka. Pesantren Digital Class ini diharapkan dapat menjadi model baru dalam pendekatan literasi digital yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Ainu Zumrudiana, selaku Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNUGIRI, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada tim mahasiswa yang telah lolos pendanaan PKM.

“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras tim yang terdiri dari Nadya Ummul Muna, Sania Zulfa, Aizzatul Maulia Zahra, Aizzatul Alifah, dan Ambar Inaya Azzahra yang berhasil lolos dalam skema PKM-PM dengan program ‘Pesantren Digital Class: Pelatihan Menulis Cerita Bahasa Inggris berbasis Artificial Intelligence.” Kegiatan ini menunjukkan sinergi antara literasi bahasa dan pemanfaatan teknologi secara kreatif. Semoga program ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.”

Beliau juga menambahkan bahwa program ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNUGIRI, khususnya dari FKIP, mampu menjawab tantangan zaman dengan menghadirkan inovasi berbasis pendidikan dan teknologi. “Program ini bukan hanya memperkuat keterampilan akademik mahasiswa, tapi juga mendekatkan teknologi pada masyarakat, terutama di lingkungan pesantren yang seringkali belum tersentuh inovasi digital secara optimal,” ungkapnya.

Dengan dukungan penuh dari dosen pembimbing dan lingkungan kampus yang aktif mendorong kreativitas, keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk program-program lanjutan, bahkan hingga ke tingkat kompetisi inovasi nasional.

UNUGIRI terus berkomitmen untuk mendorong mahasiswa agar aktif berinovasi, membangun karya yang bermanfaat bagi masyarakat, serta memperluas cakrawala ilmu melalui sinergi antara akademik, teknologi, dan kearifan lokal.

Naskah : Anggita Ananda Putri

Editor : Ahmad Shofiyuddin

Exit mobile version